MIN 6 SUKOHARJO

( MIN NGLAWU )

Posts

Comments

MIN 6 SUKOHARJO

BERSINAR ( Bersih Sehat Indah Nyaman Aman Rapi )

Kunjungi

Media Sosial kami

Berita dan Artikel

  •  Kolase Kegiatan Semarak Menyambut Ramadhan 1447 H MIN 6 SUKOHARJO

    SUKOHARJO – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Sukoharjo menyelenggarakan rangkaian acara bertajuk "Semarak Menyambut Ramadhan". Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 13 hingga 14 Februari 2026 ini, diisi dengan berbagai agenda yang bertujuan memperkuat spiritualitas dan kepedulian sosial siswa.

    Menanamkan Empati melalui "Murid Berbagi"


    ​Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah program Murid Berbagi. Seluruh siswa diajak untuk menyisihkan sebagian rezeki mereka dalam bentuk pengumpulan paket sembako. Sebanyak 173 paket sembako berhasil terkumpul dari antusiasme seluruh siswa dan wali murid. Bantuan tersebut kemudian disalurkan langsung kepada warga di sekitar lingkungan madrasah serta para siswa yatim di internal MIN 6 Sukoharjo sebagai wujud nyata kepedulian sosial.

    MABIT: Bekal Mental Siswa Kelas 6


    Khusus bagi siswa kelas 6, madrasah menyelenggarakan program Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) pada tanggal 13-14 Februari. Kegiatan menginap ini difokuskan pada penguatan ibadah mandiri, motivasi belajar, serta persiapan mental spiritual dalam menghadapi ujian akhir sekaligus menyambut bulan puasa.

    Puncak Kemeriahan: Pawai dan Panggung Ekspresi Siswa


    Puncak acara terjadi pada Sabtu pagi, 14 Februari 2026. Seluruh civitas akademika tumpah ruah ke jalan dalam Pawai Tarhib Ramadhan. Dengan atribut kreatif dan seruan suka cita, para siswa mengajak masyarakat sekitar untuk menyambut bulan suci dengan hati yang gembira.

    Suasana semakin meriah pasca-pawai dengan digelarnya panggung Pentas Seni. Kemampuan fisik dan disiplin siswa ditampilkan secara memukau melalui atraksi Seni Bela Diri Karate. Tak hanya itu, kecakapan literasi dan retorika juga ditunjukkan melalui penampilan Pidato yang penuh motivasi religi.

    Sebagai penutup yang syahdu, alunan sholawat dari grup Hadroh siswa menggema di lingkungan madrasah. Perpaduan seni bela diri, orasi, dan hadroh ini menjadi penutup yang manis, sekaligus menunjukkan keragaman bakat dan karakter yang terbina dengan baik di MIN 6 Sukoharjo.

    Apresiasi Kepala Madrasah


    Kepala MIN 6 Sukoharjo di sela - sela kesibukannya memberikan motivasi tinggi dan apresiasi kepada seluruh warga madrasah. Beliau menekankan pentingnya persiapan diri, baik secara fisik maupun batin, sebelum memasuki bulan suci.

    "Saya sangat bangga dengan antusiasme anak-anak. Melalui kegiatan ini, kita berharap Ramadhan tahun ini menjadi momentum transformasi diri bagi siswa agar menjadi pribadi yang lebih bertakwa dan peduli terhadap sesama," pungkasnya. (ws)

  •  

    SURAKARTA – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Sukoharjo kembali menorehkan tinta emas di kancah olahraga daerah. Kontingen cilik madrasah ini berhasil memborong 10 gelar juara dari berbagai kategori pada Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA) Jawa Tengah 2025 yang digelar di Kota Surakarta pada 6 Desember 2025.

    ​Prestasi yang diraih para siswa-siswi ini didominasi oleh cabang olahraga (cabor) karate, menunjukkan kualitas pembinaan olahraga di MIN 6 Sukoharjo.

    ​Berdasarkan data yang dihimpun, total sepuluh gelar juara diraih oleh pegiat muda MIN 6 Sukoharjo dengan rincian sebagai berikut:


    1️⃣ Kata Beregu – Juara 3

    * Tatsuya Agam Maulana

    * Abid Abqori Al Ghifari

    * Abid Aswinatha Murtadho


    2️⃣ Kata Beregu – Juara 2

    * Al Dzaki Putra Susila

    * M. Ammar Rifai

    * Arjuna Bagus Tri Wijaya


    3️⃣ Kata Perorangan Putri Pra Pemula – Juara 3

    * Syifa Faizatun Nafisa


    4️⃣ Kata Perorangan Putri Usia Dini – Juara 3

    * Tanaya Nikas Adrianni


    5️⃣ Kata Perorangan Putri Usia Dini – Juara 3

    * Ayudia Nisa Ardani


    6️⃣ Komite Pra Pemula - 30 kg – Juara 2

    * Tatsuya Agam Maulana


    7️⃣ Komite Pra Pemula - 30 kg – Juara 3

    * Abid Aswinatha Murtadho


    8️⃣ Komite Pra Pemula - 30 kg – Juara 2

    * Danar Reza Ananda Pratama


    9️⃣ Komite Pra Pemula - 30 kg – Juara 3

    * Arkan Zaidan Ramadhan


    🔟 Komite Pra Pemula +30 kg – Juara 3

    * Abimanyu Filbert Hafidz Saputra


    Kepala MIN 6 Sukoharjo, Widodo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan dan keberhasilan para atlet.

    ​"Kami sangat bangga dengan capaian anak-anak kami di FORDA JATENG 2025. Sepuluh gelar ini adalah bukti nyata dari kedisiplinan, semangat, dan hasil latihan keras mereka," ujar Widodo.

    ​"Saya juga menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada pelatih dan guru pendamping yang telah bekerja keras membimbing dan mendampingi para siswa. Prestasi ini adalah hasil kerja sama tim yang solid," tambahnya.

    ​Beliau juga memberikan motivasi agar para siswa tidak cepat berpuas diri, melainkan menjadikan prestasi ini sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan, baik di bidang akademik maupun non-akademik. "Teruslah berlatih, teruslah semangat, dan bawa nama baik madrasah serta daerah di setiap kompetisi," pesannya.

    Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA) Jawa Tengah 2025 merupakan ajang kompetisi olahraga rekreasi yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat melalui berbagai Induk Organisasi Olahraga (INORGA) yang berfokus pada olahraga rekreasi dan tradisional.

    ​FORDA JATENG 2025 digelar di Kota Surakarta (Solo) selama tiga hari, mulai tanggal 5 hingga 7 Desember 2025, dengan Stadion Manahan menjadi salah satu lokasi utamanya. Acara ini menjadi perayaan kebersamaan dan kegembiraan, diikuti oleh ribuan pegiat olahraga dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah, menjadikan Kota Surakarta sebagai pusat olahraga rekreasi terbesar di Jawa Tengah tahun ini. (ws)


  • SUKOHARJO – Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Sukoharjo menunjukkan solidaritas tinggi terhadap saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah. Pada Jumat (5/12/2025), madrasah ini menggelar aksi penggalangan dana untuk korban banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    ​Kegiatan sosial ini dilaksanakan secara serentak di ruang kelas masing-masing, melibatkan partisipasi aktif dari seluruh warga madrasah.

    ​Kepala MIN 6 Sukoharjo, Widodo,  dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tentang nominal uang yang terkumpul, melainkan sebagai sarana pendidikan karakter bagi para siswa.

    ​"Kegiatan ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan dan ukhuwah yang kami tanamkan kepada peserta didik. Kami ingin anak-anak memiliki kepekaan sosial dan empati, merasakan penderitaan saudara kita di Sumatera yang sedang diuji dengan bencana alam," ujar Kepala Madrasah di sela-sela kegiatan.

    ​Antusiasme terlihat jelas dari para siswa, guru, pegawai, hingga orang tua/wali murid yang turut berpartisipasi menyisihkan rezekinya. Berkat gotong royong seluruh elemen madrasah, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 10.688.000 (Sepuluh Juta Enam Ratus Delapan Puluh Delapan Ribu Rupiah).

    ​Dana yang terkumpul tersebut rencananya tidak disalurkan secara mandiri, melainkan akan diserahkan melalui mekanisme satu pintu via Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan terdistribusi secara terkoordinasi dan tepat sasaran kepada para korban yang membutuhkan di lokasi bencana.

    ​Aksi solidaritas ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban para korban banjir dan longsor di wilayah Sumatera, sekaligus menjadi doa bersama agar kondisi di daerah terdampak segera pulih kembali. (ws)

  •  


    MIN 6 Sukoharjo – Suasana khidmat MIN 6 Sukoharjo pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025). Upacara kali ini terasa istimewa dengan hadirnya perwakilan dari Koramil Grogol sebagai pembina upacara.

    ​Bertindak sebagai pembina upacara adalah Sersan Mayor (Serma) Muhammad Badawi. Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh siswa untuk meneladani semangat juang para pahlawan yang telah gugur. "Tugas siswa saat ini adalah belajar dengan tekun dan disiplin. Itulah cara kalian menghargai jasa para pahlawan," tegas Serma Badawi.

    ​Rangkaian upacara juga diisi dengan pembacaan pesan-pesan pahlawan nasional. Lilik Ikhwanawadi, S.Pd.I., salah satu guru MIN 6 Sukoharjo membacakan pesan-pesan tersebut dengan penuh penghayatan, membuat seluruh peserta upacara terhanyut dalam semangat perjuangan.

    ​Peringatan Hari Pahlawan ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai patriotisme dan cinta tanah air kepada seluruh siswa dan seluruh keluarga MI Negeri 6 Sukoharjo. ( rw )



  • SUKOHARJO – Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Sukoharjo, Selasa (28/10/2025). Selain mengumandangkan lagu-lagu nasional, upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Bapak Widodo, tersebut secara khusus menggelorakan lagu "Bangun Pemudi Pemuda" dan "Mars Anti Narkotika".

    ​Upacara yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan karyawan tersebut berlangsung dengan penuh semangat. Dalam amanatnya, Bapak Widodo menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mengisi kemerdekaan dan menghadapi tantangan zaman.

    ​"Peringatan Sumpah Pemuda hari ini bukan hanya untuk mengenang sejarah, tetapi untuk membangkitkan kembali api semangat para pemuda di tahun 1928. Lagu 'Bangun Pemudi Pemuda' kita gelorakan untuk mengingatkan siswa agar bangkit dan berkarya," ujar Widodo di hadapan peserta upacara.

    ​Lebih lanjut, ia menjelaskan pemilihan "Mars Anti Narkotika" sebagai bagian dari komitmen madrasah untuk membentengi siswa dari bahaya narkoba sejak dini.

    ​"Tantangan pemuda saat ini salah satunya adalah bahaya narkotika. Dengan menyanyikan mars ini, kami menanamkan kesadaran dan sikap tegas untuk menolak narkoba. Generasi penerus kita harus menjadi generasi Rabbani, yakni generasi yang cerdas secara intelektual, kokoh secara spiritual dan sehat secara jasmani." tegasnya.

    Suasana patriotik sangat terasa di halaman MIN 6 Sukoharjo ketika seluruh siswa dengan kompak menyanyikan kedua lagu tersebut. Peringatan Sumpah Pemuda kali ini diharapkan dapat menanamkan nilai juang, semangat persatuan, dan kesadaran akan bahaya narkoba bagi seluruh warga madrasah, hal ini sebagai pondasi membentuk Generasi Rabbani yang siap membangun bangsa. ( rw )


  • MIN 6 SUKOHARJO – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Sukoharjo sukses menggelar peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025 pada Rabu, 22 Oktober 2025. Mengusung semangat integritas dan kepedulian, rangkaian kegiatan ini melibatkan seluruh civitas akademika dan berkolaborasi dengan lembaga kemanusiaan.

    ​Apel Khidmat Sebagai Titik Awal

    ​Kegiatan HSN diawali dengan pelaksanaan Apel Peringatan yang diikuti oleh guru, karyawan dan murid MIN 6 Sukoharjo. Apel ini bertujuan merefleksikan kembali peran fundamental santri dalam sejarah perjuangan bangsa.

    ​Setiyawan, selaku Pembina Apel, menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya sinergi antara ilmu agama dan nasionalisme. Beliau juga menjelaskan secara singkat makna logo Hari Santri Nasional 2025.

    ​"Hari Santri adalah pengakuan negara atas kontribusi besar santri dalam kemerdekaan. Dalam kesempatan ini, mari kita pahami enam pita pada logo HSN 2025 yang melambangkan bahwa santri perlu memperkuat iman, ilmu, amal, akhlak, persatuan dan perjuangan. Santri MIN 6 Sukoharjo juga harus menjadi teladan dalam iman, ilmu, amal, akhlak, persatuan dan perjuangan," ujar Setiyawan, memotivasi peserta apel untuk menjadi penerus bangsa yang berkualitas.

    ​Edukasi Karakter Melalui Dongeng Inspiratif

    ​Setelah Apel, acara dilanjutkan dengan program edukasi karakter bertajuk "ROAD SHOW LAZIS JATENG MENDONGENG spesial HARI SANTRI NASIONAL 2025", bekerjasama dengan Lazis Jateng. Mengingat jumlah siswa yang besar, kegiatan ini dilaksanakan serentak di dua lokasi madrasah.

    ​Kampus 1: Siswa kelas 3 hingga 6 berkumpul di Masjid At Taqwa, Nglawu, Telukan. Di lokasi ini, Kak Ilham hadir sebagai pengkisah Islami, menyampaikan cerita yang berfokus pada nilai-nilai kejuangan dan kepemimpinan.

    ​Kampus 2: Siswa kelas 1 dan 2 menikmati sesi dongeng di Teras dan halaman Madrasah, dengan menghadirkan Kak Susilo. Melalui cerita Islami yang ceria dan edukatif, Kak Susilo menanamkan nilai-nilai dasar kebaikan dan budi pekerti kepada peserta didik usia dini.

    ​Acara mendongeng di kedua kampus berlangsung sangat meriah, sukses menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa.

    ​Aksi Solidaritas Kemanusiaan

    ​Puncak dari peringatan HSN ini ditandai dengan aksi Penggalangan Dana untuk Palestina. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung setelah sesi mendongeng dan disalurkan melalui mitra kolaborasi, Lazis Jateng. Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen MIN 6 Sukoharjo dalam mengajarkan nilai solidaritas dan kepedulian global kepada peserta didik.

    ​Secara terpisah, Kepala MIN 6 Sukoharjo, Widodo, mengapresiasi tinggi suksesnya rangkaian acara ini.​"Kami berharap HSN ini bukan sekadar perayaan, melainkan pemantik semangat bagi seluruh siswa. Kami menanamkan tiga hal: Prestasi, Spiritual, dan Solidaritas. Dengan apel, kita tegakkan disiplin; dengan mendongeng, kita asah budi pekerti; dan dengan galang dana, kita wujudkan kepedulian sejati. Santri MIN 6 Sukoharjo harus unggul dan bermanfaat bagi umat," kata Widodo, menutup pernyataannya.

    ​Kegiatan peringatan Hari Santri Nasional 2025 ini menegaskan posisi MIN 6 Sukoharjo sebagai madrasah yang tidak hanya fokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga kedalaman spiritual dan kepedulian sosial. (ws)

Comments

The Visitors says