MIN 6 SUKOHARJO

( MIN NGLAWU )

Posts

Comments

MIN 6 SUKOHARJO

BERSINAR ( Bersih Sehat Indah Nyaman Aman Rapi )

Kunjungi

Media Sosial kami

Berita dan Artikel

  •  

    SUKOHARJO – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pelayanan edukasi, MIN 6 Sukoharjo menggelar kegiatan Pelatihan Belajar Membaca Al-Qur'an menggunakan Metode ANABA. Acara yang berlangsung penuh semangat dan edukatif ini diselenggarakan di Kampus 1 MIN 6 Sukoharjo pada Selasa (30/6/2026).

    Tidak tanggung-tanggung, pelatihan ini menghadirkan langsung dua pakar sekaligus penulis buku "Metode ANABA: Cara Mudah dan Menyenangkan Belajar Membaca Al-Qur'an", yaitu Ustadz Anwar Ihsanuddin dan Ustadz Mulyanto Abdullah Khoir. Kehadiran kedua narasumber ini sukses memantik antusiasme seluruh peserta yang terdiri dari jajaran guru serta karyawan madrasah.

    Kepala MIN 6 Sukoharjo, Widodo, dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda ini merupakan langkah strategis madrasah dalam menyelaraskan kompetensi pendidik dengan kebutuhan siswa.

    "Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah peningkatan kompetensi SDM. Dengan menguasai metode yang efektif dan aplikatif, para guru dan karyawan diharapkan dapat memberikan pelayanan yang jauh lebih prima, khususnya dalam membimbing siswa-siswi mencintai dan membaca Al-Qur'an," ungkapnya.

    Sepanjang sesi, suasana pelatihan mencerminkan persis moto metode yang diusung: mudah dan menyenangkan. Ustadz Anwar Ihsanuddin dan Ustadz Mulyanto Abdullah Khoir secara interaktif membedah formula praktis agar pembelajaran Al-Qur'an tidak lagi dirasa berat oleh anak-anak, melainkan menjadi aktivitas yang dinantikan.

    Para guru dan karyawan tampak aktif mempraktikkan teknik-teknik baru yang diajarkan, diselingi dengan diskusi dua arah yang hidup. Semangat kolektif ini diharapkan mampu membawa atmosfer baru yang lebih segar dan inovatif dalam kegiatan belajar mengajar di lingkungan MIN 6 Sukoharjo ke depan. ( ws )


  • SUKOHARJO – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dunia pendidikan Kabupaten Sukoharjo di kancah nasional. Dua murid berprestasi dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Sukoharjo sukses membawa pulang medali dalam ajang bergengsi "Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026".

    Kompetisi taekwondo berskala nasional yang diikuti oleh ribuan atlet dari berbagai daerah ini sukses digelar selama tiga hari, tepatnya pada 26–28 Juni 2026, bertempat di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Jawa Tengah.

    Dalam turnamen yang berlangsung sengit tersebut, delegasi cilik dari MIN 6 Sukoharjo berhasil menembus dominasi peserta lain dan mengamankan posisi di podium juara pada dua kategori berbeda.

    Ferdian Listyono Putra sukses meraih  Juara 1 (Medali Emas) pada kategori Poomsae (jurus) Pra Cadet. Penampilannya yang presisi, bertenaga, dan penuh konsentrasi berhasil memikat hati para juri.

    Muhammad Risky Purnomo berhasil menyabet Juara 2 (Medali Perak) pada kategori Kyorogi (petarungan) Pra Cadet B U40. Risky menunjukkan daya juang yang luar biasa di atas matras hingga babak final.

    Kepala MIN 6 Sukoharjo, Widodo,  menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi kedua murid tersebut. Prestasi ini membuktikan bahwa siswa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di bidang olahraga tingkat nasional.

    Keberhasilan Ferdian dan Risky ini diharapkan dapat menjadi lecutan motivasi bagi siswa-siswi lainnya di Sukoharjo untuk terus menggali potensi diri, disiplin berlatih, dan berani berprestasi di bidang yang mereka tekuni. Selamat kepada para juara! ( ws )

  •  

    SUKOHARJO – Kabar membanggakan kembali datang dari dunia olahraga bela diri. Sejumlah murid berprestasi dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Sukoharjo berhasil menorehkan tinta emas dalam ajang bergengsi berskala nasional. Mereka sukses membawa pulang rentetan medali juara pada ajang "Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Open Demak Tahun 2026".

    Kompetisi nasional yang ketat ini diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut, tepatnya pada tanggal 19–21 Juni 2026, bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Ajang berskala nasional ini diinisiasi langsung oleh Yayasan Pendidikan Olahraga Karate (YPOK) yang bernaung di bawah Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI). Kejurnas ini diikuti oleh ratusan karateka terbaik dari berbagai daerah, menjadikannya panggung persaingan yang sangat kompetitif.

    Berkat latihan disiplin, ketekunan, serta dukungan penuh dari pihak madrasah dan orang tua, para atlet cilik dari MIN 6 Sukoharjo mampu menunjukkan performa luar biasa di atas matras. Keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama madrasah, melainkan juga membuktikan kualitas pembinaan bakat olahraga di Kabupaten Sukoharjo.


    Daftar Juara dan Perolehan Medali Kontingen MIN 6 Sukoharjo


    Berikut adalah rincian lengkap nama-nama murid, kategori yang diikuti, serta predikat juara yang berhasil diraih :

    1. Juara 1 Kata Beregu
      • Muhammad Ammar Rifai

      • Tatsuya Agam MMP.

      • Abid Aswinatha Murtadho


    2. Juara 1 Komite - 35 Kg

    • Abid Aswinatha Murtadho


    3. Juara 2 Komite + 45 Kg

    • Abimanyu Filbert Hafidz S.


    4. Juara 2 Komite - 45 Kg

    • Aldzaki Putra Susila


    5. Juara 3 Komite - 35 Kg

    • Tatsuya Agam Maulana MP.


    6. Juara 3 Kata Pemula Putri

    • Syifa Fa'izatun Nafisah


    7. Juara 3 Kata Pra Usia Dini Putri

      • Tanaya Nikas Adrianni



    Apresiasi dari Pihak Madrasah

    Kepala Madrasah, Widodo beserta seluruh keluarga besar MIN 6 Sukoharjo menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan ucapan "Selamat & Sukses atas prestasi yang diraih" kepada para siswa. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras serta komitmen tinggi dari para siswa dan pelatih.

    Pihak madrasah berharap raihan medali tingkat nasional di Kejurnas Karate Open Demak 2026 ini dapat menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi siswa-siswi lainnya di MIN 6 Sukoharjo untuk terus menggali potensi diri dan mengukir prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. ( ws )

  •  Kolase Kegiatan Semarak Menyambut Ramadhan 1447 H MIN 6 SUKOHARJO

    SUKOHARJO – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Sukoharjo menyelenggarakan rangkaian acara bertajuk "Semarak Menyambut Ramadhan". Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 13 hingga 14 Februari 2026 ini, diisi dengan berbagai agenda yang bertujuan memperkuat spiritualitas dan kepedulian sosial siswa.

    Menanamkan Empati melalui "Murid Berbagi"


    ​Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah program Murid Berbagi. Seluruh siswa diajak untuk menyisihkan sebagian rezeki mereka dalam bentuk pengumpulan paket sembako. Sebanyak 173 paket sembako berhasil terkumpul dari antusiasme seluruh siswa dan wali murid. Bantuan tersebut kemudian disalurkan langsung kepada warga di sekitar lingkungan madrasah serta para siswa yatim di internal MIN 6 Sukoharjo sebagai wujud nyata kepedulian sosial.

    MABIT: Bekal Mental Siswa Kelas 6


    Khusus bagi siswa kelas 6, madrasah menyelenggarakan program Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) pada tanggal 13-14 Februari. Kegiatan menginap ini difokuskan pada penguatan ibadah mandiri, motivasi belajar, serta persiapan mental spiritual dalam menghadapi ujian akhir sekaligus menyambut bulan puasa.

    Puncak Kemeriahan: Pawai dan Panggung Ekspresi Siswa


    Puncak acara terjadi pada Sabtu pagi, 14 Februari 2026. Seluruh civitas akademika tumpah ruah ke jalan dalam Pawai Tarhib Ramadhan. Dengan atribut kreatif dan seruan suka cita, para siswa mengajak masyarakat sekitar untuk menyambut bulan suci dengan hati yang gembira.

    Suasana semakin meriah pasca-pawai dengan digelarnya panggung Pentas Seni. Kemampuan fisik dan disiplin siswa ditampilkan secara memukau melalui atraksi Seni Bela Diri Karate. Tak hanya itu, kecakapan literasi dan retorika juga ditunjukkan melalui penampilan Pidato yang penuh motivasi religi.

    Sebagai penutup yang syahdu, alunan sholawat dari grup Hadroh siswa menggema di lingkungan madrasah. Perpaduan seni bela diri, orasi, dan hadroh ini menjadi penutup yang manis, sekaligus menunjukkan keragaman bakat dan karakter yang terbina dengan baik di MIN 6 Sukoharjo.

    Apresiasi Kepala Madrasah


    Kepala MIN 6 Sukoharjo di sela - sela kesibukannya memberikan motivasi tinggi dan apresiasi kepada seluruh warga madrasah. Beliau menekankan pentingnya persiapan diri, baik secara fisik maupun batin, sebelum memasuki bulan suci.

    "Saya sangat bangga dengan antusiasme anak-anak. Melalui kegiatan ini, kita berharap Ramadhan tahun ini menjadi momentum transformasi diri bagi siswa agar menjadi pribadi yang lebih bertakwa dan peduli terhadap sesama," pungkasnya. (ws)

  •  

    SURAKARTA – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Sukoharjo kembali menorehkan tinta emas di kancah olahraga daerah. Kontingen cilik madrasah ini berhasil memborong 10 gelar juara dari berbagai kategori pada Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA) Jawa Tengah 2025 yang digelar di Kota Surakarta pada 6 Desember 2025.

    ​Prestasi yang diraih para siswa-siswi ini didominasi oleh cabang olahraga (cabor) karate, menunjukkan kualitas pembinaan olahraga di MIN 6 Sukoharjo.

    ​Berdasarkan data yang dihimpun, total sepuluh gelar juara diraih oleh pegiat muda MIN 6 Sukoharjo dengan rincian sebagai berikut:


    1️⃣ Kata Beregu – Juara 3

    * Tatsuya Agam Maulana

    * Abid Abqori Al Ghifari

    * Abid Aswinatha Murtadho


    2️⃣ Kata Beregu – Juara 2

    * Al Dzaki Putra Susila

    * M. Ammar Rifai

    * Arjuna Bagus Tri Wijaya


    3️⃣ Kata Perorangan Putri Pra Pemula – Juara 3

    * Syifa Faizatun Nafisa


    4️⃣ Kata Perorangan Putri Usia Dini – Juara 3

    * Tanaya Nikas Adrianni


    5️⃣ Kata Perorangan Putri Usia Dini – Juara 3

    * Ayudia Nisa Ardani


    6️⃣ Komite Pra Pemula - 30 kg – Juara 2

    * Tatsuya Agam Maulana


    7️⃣ Komite Pra Pemula - 30 kg – Juara 3

    * Abid Aswinatha Murtadho


    8️⃣ Komite Pra Pemula - 30 kg – Juara 2

    * Danar Reza Ananda Pratama


    9️⃣ Komite Pra Pemula - 30 kg – Juara 3

    * Arkan Zaidan Ramadhan


    🔟 Komite Pra Pemula +30 kg – Juara 3

    * Abimanyu Filbert Hafidz Saputra


    Kepala MIN 6 Sukoharjo, Widodo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan dan keberhasilan para atlet.

    ​"Kami sangat bangga dengan capaian anak-anak kami di FORDA JATENG 2025. Sepuluh gelar ini adalah bukti nyata dari kedisiplinan, semangat, dan hasil latihan keras mereka," ujar Widodo.

    ​"Saya juga menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada pelatih dan guru pendamping yang telah bekerja keras membimbing dan mendampingi para siswa. Prestasi ini adalah hasil kerja sama tim yang solid," tambahnya.

    ​Beliau juga memberikan motivasi agar para siswa tidak cepat berpuas diri, melainkan menjadikan prestasi ini sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan, baik di bidang akademik maupun non-akademik. "Teruslah berlatih, teruslah semangat, dan bawa nama baik madrasah serta daerah di setiap kompetisi," pesannya.

    Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA) Jawa Tengah 2025 merupakan ajang kompetisi olahraga rekreasi yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat melalui berbagai Induk Organisasi Olahraga (INORGA) yang berfokus pada olahraga rekreasi dan tradisional.

    ​FORDA JATENG 2025 digelar di Kota Surakarta (Solo) selama tiga hari, mulai tanggal 5 hingga 7 Desember 2025, dengan Stadion Manahan menjadi salah satu lokasi utamanya. Acara ini menjadi perayaan kebersamaan dan kegembiraan, diikuti oleh ribuan pegiat olahraga dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah, menjadikan Kota Surakarta sebagai pusat olahraga rekreasi terbesar di Jawa Tengah tahun ini. (ws)


  • SUKOHARJO – Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Sukoharjo menunjukkan solidaritas tinggi terhadap saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah. Pada Jumat (5/12/2025), madrasah ini menggelar aksi penggalangan dana untuk korban banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    ​Kegiatan sosial ini dilaksanakan secara serentak di ruang kelas masing-masing, melibatkan partisipasi aktif dari seluruh warga madrasah.

    ​Kepala MIN 6 Sukoharjo, Widodo,  dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tentang nominal uang yang terkumpul, melainkan sebagai sarana pendidikan karakter bagi para siswa.

    ​"Kegiatan ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan dan ukhuwah yang kami tanamkan kepada peserta didik. Kami ingin anak-anak memiliki kepekaan sosial dan empati, merasakan penderitaan saudara kita di Sumatera yang sedang diuji dengan bencana alam," ujar Kepala Madrasah di sela-sela kegiatan.

    ​Antusiasme terlihat jelas dari para siswa, guru, pegawai, hingga orang tua/wali murid yang turut berpartisipasi menyisihkan rezekinya. Berkat gotong royong seluruh elemen madrasah, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 10.688.000 (Sepuluh Juta Enam Ratus Delapan Puluh Delapan Ribu Rupiah).

    ​Dana yang terkumpul tersebut rencananya tidak disalurkan secara mandiri, melainkan akan diserahkan melalui mekanisme satu pintu via Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan terdistribusi secara terkoordinasi dan tepat sasaran kepada para korban yang membutuhkan di lokasi bencana.

    ​Aksi solidaritas ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban para korban banjir dan longsor di wilayah Sumatera, sekaligus menjadi doa bersama agar kondisi di daerah terdampak segera pulih kembali. (ws)

Comments

The Visitors says